Taspen Surakarta Memberikan Bimbingan Teknis dan Workshop New Simgaji Bagi BKD Boyolali

Boyolali 4/12’18 – Dua PemKab ditunjuk PT TASPEN (PERSERO) menjadi pilot project implementasi penerapan New SIMGAJI berbasis website, yaitu PemKab Boyolali dan PemKab Bayuwangi. Sebagai langkah tindak lanjut terpilihnya Kabupaten Boyolali sebagai Pilote Project PT TASPEN (PERSERO) KC Surakarta dan Pemerintah Kabupaten Boyolali menggelar acara Workshop & Bimtek Aplikasi New SIMGAJI. Bertempat di gedung BKD Boyolali acara yang dihadiri oleh Kepala BKD Kabupaten Boyolali, Perwakilan SKPD, dan Kepala Kantor TASPEN Cabang Surakarta beserta tim ini menjadi ajang pengenalan sekaligus bimbingan teknis dan simulasi aplikasi New SIMGAJI kepada para SKPD Kabupaten Boyolali.

Acara bimbingan teknis dan simulasi ini disampaikan secara Parallel Run sebagai bekal pengetahuan bagi para SKPD sebelum penerapannya dilaksanakan. Simulasi dilaksanakan selama empat hari dan total peserta sebanyak 60 SKPD dengan pembagian 20 SKPD setiap harinya, kemudian pada hari terakhir dilaksanakan evaluasi maupun review dari aplikasi New SIMGAJI.

Kepala BKD Kabupaten Boyolali menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan oleh TASPEN terkait terpilihnya PemKab Boyolali sebagai Pilote Project Aplikasi New SIMGAJI ini. Mengingat pengelolaan gaji yang sudah bekerjasama dengan TASPEN sejak tahun 2017 dalam hal integrasi antara aplikasi SIMDA Keuangan Pemda dengan SIMGAJI TASPEN. Pemerintah Kabupaten Boyolali sangat memahami bahwa penerapan SIMGAJI selalu berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi.

Kepala Kantor TASPEN Cabang Surakarta, Moch. Ariansyah dalam sambutannya juga mengapresiasi atas terpilihnya Kabupaten Boyolali dari total dua yang terpilih sebagai pilote project. Aplikasi baru ini merupakan hasil pengembangan Divisi Teknologi Informasi TASPEN tentunya menawarkan kemudahan yang lebih mudah bagi penggunanya. Apalagi pada era digitalisasi seperti sekarang, dimana seharusnya tidak perlu lagi bekerja secara terkotak-kotak dan manual sehingga kurang efisien.

Harapan dengan terselenggaranya acara ini, masing-masing SKPD dapat dengan mudah melakukan sinkronisasi data yang ada di pusat dengan data yang ada di SIMGAJI agar selanjutnya ketika dilaporkan kepada TASPEN jika terjadi perbedaan menjadi lebih cepat, akurat dan mudah.