Desk Kepatuhan

pak jufri

Kepala Desk Kepatuhan – Muhamad Jufri

Good Corporate Governance merupakan salah satu kunci sukses perusahaan untuk tumbuh dan menguntungkan dalam jangka panjang sekaligus memenangkan persaingan Global. Good Corporate Governance merupakan suatu proses dan strukturyang digunakan oleh Organ Persero untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan, guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders lainnya, berlandaskan peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai etika.

PT TASPEN (Persero) sebagai salah satu perusahaan yang bernaung di bawah Kementerian BUMN telah berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip GCG secara konsisten dengan mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara.

Prinsip-prinsip Good Corporate Governance

  1. 1. Transparency (Transparansi) yaitu keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan dan penyampaian informasi yang material dan relevan mengenai perusahaan.
    2. Accountability(Akuntabiltas) yaitukejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban Organ sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana dengan efektif.
    3. Responsibility (Pertanggungjawaban) yaitukesesuaian didalam pengelolaan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
    4. Independency (Kemandirian) yaitukeadaan dimana perusahaan dikelola secara profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
    5. Fairness (Kewajaran) yaitu keadilan dan kesetaraan didalam memenuhi hak-hak Stakeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan.

Untuk mengukur dan mengetahui sejauh mana efektivitas penerapan Good Corporate Governance di PT TASPEN (PERSERO) telah dilakukan Assessment dan Evaluasi serta monitoring tindak lanjut Area of Improvement secara berkesinambungan.

Penerapan GCG Tahun Buku 2012 dilakukan oleh Assessor Independen dengan perolehan skor 75,003 kategori “Baik”, sedangkan untuk Tahun Buku 2013 dilakukan dengan cara self assessment oleh assessor internal dengan perolehan skor 84,484 kategori “Baik”, terjadi peningkatan skor yang signifikan, hal ini dikarenakan telah ditindaklanjutinya rekomendasi atas hasil assessment Tahun Buku 2012 sebanyak 81 Area of Improvement (AoI) dari 131 AoI yang direkomendasikan oleh Assessor.

Self Assessment dilakukan dengan mengacu pada Surat Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN Nomor: SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012.

Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan GCG pada PT TASPEN (Persero) untuk Tahun Buku 2013 terdiri dari 6 Faktor/Aspek Penerapan GCG, 43 Indikator, dan 153 Parameter, serta Faktor-faktor yang diuji Kesesuaian Penerapannya sebanyak 568 FUK (Faktor Uji Kesesuaian).

Keenam Aspek tersebut terdiri dari:

  1. 1. Komitmen terhadap Penerapan Tata kelola Perusahaan yang baik secara berkelanjutan;
  2. 2. Pemegang Saham dan RUPS;
  3. 3. Dewan Komisaris;
  4. 4. Direksi;
  5. 5. Pengungkapan Informasi & Transparansi; dan
  6. 6. Lainnya.

Dalam pelaksanaan tugas Kepala Desk Kepatuhan di bantu oleh Fungsional. Desk Kepatuhan berlokasi di gedung blok B lantai 2 Kantor Pusat PT Taspen (Persero) Jl. Letjen Suprapto – Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

New Picture

Pelaksanaan Assessment GCG sejak tahun 2008 – 2014 dengan skor GCG :
1.    Memperoleh Sertifikasi ISO 9001:2008 Sistem Manajemen Mutu pada Tahun 2015.
2.    Bekerjasama dengan KPK dalam hal penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara oleh Pejabat Satu Level dibawah Direksi.
3.    Sertifikasi Audit Mutu Internal untuk unit kerja Kantor Pusat dan Kantor Cabang.
4.    Pelaksanaan Surveillance setiap tahun oleh Badan Sertifikasi ISO.

Selected Title