GCG

Good Corporate Governance merupakan salah satu kunci sukses perusahaan untuk tumbuh dan menguntungkan dalam jangka panjang sekaligus memenangkan persaingan Global. Good Corporate Governance merupakan suatu proses dan struktur yang digunakan oleh Organ Persero untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan,  guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders lainnya, berlandaskan  peraturan  perundang-undangan dan nilai-nilai etika.

PT TASPEN (PERSERO) sebagai salah satu perusahaan yang bernaung di bawah Kementerian Negara BUMN telah berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip GCG secara konsisten dengan mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011 tentang   Penerapan  Tata  Kelola  Perusahaan  yang   Baik (Good Corporate Governance)  pada Badan Usaha Milik Negara.

Prinsip-prinsip Good Corporate Governance

  1. Transparency (Transparansi) yaitu keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan dan penyampaian informasi yang material dan relevan mengenai perusahaan.
  2. Accountability (Akuntabiltas) yaitu kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban Organ sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana dengan efektif.
  3. Responsibility (Pertanggungjawaban) yaitu kesesuaian didalam pengelolaan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
  4. Independency (Kemandirian) yaitu keadaan dimana perusahaan dikelola secara profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
  5. Fairness (Kewajaran) yaitu keadilan dan kesetaraan didalam memenuhi hak-hak Stakeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan.

Penerapan Good Corporate Governance (GCG) setiap tahun dilakukan assessment dan evaluasi, baik oleh Assessor Independen maupun Assessor Internal.  Penerapan GCG untuk tahun buku 2015 dilakukan evaluasi oleh Satuan Pengawasan Internal (SPI) sebagai Assessor Internal   dengan perolehan skor sebesar 96,050 kategori “Sangat Baik”. Terjadi peningkatan skor sebesar 1,8% dari tahun 2014 dengan skor 94,358.

Assessment dilakukan dengan mengacu pada Surat Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN Nomor: SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012 tentang Indikator/Parameter  Penilaian  dan Evaluasi atas  Penerapan Tata KelolaPerusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) yang terdiri dari   6  Aspek  Penerapan  GCG, 43 Indikator, dan 153 Parameter, serta Faktor-faktor yang diuji Kesesuaian Penerapannya sebanyak 568 Faktor Uji Kesesuaian (FUK).

Keenam Aspek tersebut terdiri dari:

1. Komitmen terhadap Penerapan Tata kelola Perusahaan yang baik secara berkelanjutan;
2. Pemegang Saham dan RUPS;
3. Dewan Komisaris;
4. Direksi;
5. Pengungkapan Informasi & Transparansi; dan
6. Lainnya.

 

Jakarta,  23  Juni 2016

Desk Kepatuhan.

Selected Title