Perkuat Komitmen untuk Aceh, TASPEN Salurkan Santunan bagi Anak-Anak Korban Konflik di Hari Damai Aceh
Perkuat Komitmen untuk Aceh, TASPEN Salurkan Santunan bagi Anak-Anak Korban Konflik di Hari Damai Aceh
taspen.co.id - 06 November 2025 14:31:10 by Sekretaris Perusahaan
taspen.co.id - 06 November 2025 14:31:10 by Sekretaris Perusahaan

Jakarta, 6 November 2025 – Sebagai wujud komitmen dalam mendukung perdamaian dan pembangunan sosial, PT TASPEN (Persero) menyalurkan santunan tunai kepada 50 anak korban konflik di Aceh. Bantuan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Operasional TASPEN, Tribuna Phitera Djaja, kepada Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, di Banda Aceh (30/10), bertepatan dengan rangkaian peringatan 2 Dekade Hari Damai Aceh.
Kegiatan yang terselenggara atas sinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh dan Badan Reintegrasi Aceh (BRA) ini turut dihadiri oleh Ketua BRA Jamaluddin, Asisten Pemerintahan Syakir, serta Branch Manager TASPEN Banda Aceh Burmansyah. Penyaluran santunan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 2 Dekade Hari Damai Aceh yang diselenggarakan oleh Badan Reintegrasi Aceh (BRA) sebagai bentuk refleksi atas perjalanan panjang perdamaian di Tanah Rencong.
Corporate Secretary PT TASPEN Henra, menyampaikan “Kegiatan ini mencerminkan komitmen TASPEN untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki nilai sejarah dan semangat perdamaian seperti Aceh. Melalui program TJSL, TASPEN berupaya menumbuhkan solidaritas sosial, memperkuat ketahanan masyarakat, dan memastikan keberlanjutan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar perdamaian Aceh,” ujar Henra.
Santunan tunai tersebut disalurkan langsung kepada 50 anak penerima manfaat melalui program sosial yang difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan dasar anak-anak korban konflik. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga penerima dan memberikan dorongan semangat bagi generasi muda Aceh untuk terus menempuh pendidikan dan berperan dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Hari Damai Aceh yang diperingati setiap 15 Agustus menandai lahirnya MoU Helsinki 2005 sebagai simbol berakhirnya konflik dan dimulainya pembangunan Aceh yang damai dan bermartabat. Momentum ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk menjaga perdamaian dan memperkuat kebersamaan dalam membangun Aceh yang sejahtera.
Melalui kegiatan ini, TASPEN menegaskan komitmennya dalam mendukung pemulihan sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan melalui sinergi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat guna menjaga perdamaian dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Aceh.
Dukungan ini sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan persatuan bangsa, pemerataan kesejahteraan, dan pembangunan yang inklusif. Melalui program TJSL, TASPEN berkomitmen mendukung agenda pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang damai, sejahtera, dan berkeadilan sosial.