Kolaborasi dengan Komisi Informasi Pusat, TASPEN Gelar Goes to Campus Dorong Mahasiswa Jadi Agen Keterbukaan Informasi Publik Kolaborasi dengan Komisi Informasi Pusat, TASPEN Gelar Goes to Campus Dorong Mahasiswa Jadi Agen Keterbukaan Informasi Publik

Kolaborasi dengan Komisi Informasi Pusat, TASPEN Gelar Goes to Campus Dorong Mahasiswa Jadi Agen Keterbukaan Informasi Publik

Kolaborasi dengan Komisi Informasi Pusat, TASPEN Gelar Goes to Campus Dorong Mahasiswa Jadi Agen Keterbukaan Informasi Publik

taspen.co.id - 25 September 2026 12:08:09 by Sekretaris Perusahaan

taspen.co.id - 25 September 2026 12:08:09 by Sekretaris Perusahaan

 

Jakarta, 24 September 2026 – PT TASPEN (Persero) bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik Komisi Informasi Pusat RI, Edi Purwanto, sebagai narasumber pada sesi “Peran Mahasiswa Mengenal Keterbukaan Informasi Publik di Era Digital” dalam kegiatan TASPEN Goes to Campus. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian dari Bulan Dana Pensiun Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (16/9). Diikuti oleh 1.000 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen, kegiatan TASPEN Goes to Campus ini dibuka oleh Direktur Operasional PT TASPEN (Persero), Tribuna Phitera Djaja, dan turut dihadiri Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama USU, Himsar Ambarita, Kepala Kantor OJK Sumatera Utara, Triyoga Laksono, serta jajaran pejabat setempat. 

 

Dalam pemaparannya, Edi Purwanto menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam memilah informasi di tengah era overinformasi dan disinformasi, “Keterbukaan informasi publik memberikan akses terhadap data dan informasi resmi yang diterbitkan oleh pemerintah maupun badan publik sebagai sumber informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu mahasiswa tidak hanya berperan sebagai konsumen informasi, tetapi juga sebagai agen keterbukaan,” ujarnya. 

 

Edi Purwanto menambahkan, keterbukaan informasi dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk kebutuhan akademik dan kemahasiswaan, mulai dari memperoleh data statistik, laporan kinerja instansi, hingga informasi kebijakan publik. “Selain itu, mahasiswa juga dapat berperan aktif dalam partisipasi dan pengawasan publik melalui pemanfaatan data yang kritis, objektif, dan berbasis fakta."

 

Perguruan tinggi sebagai badan publik memiliki peran penting untuk memahami keterbukaan informasi untuk mendorong transparansi pengelolaan anggaran pendidikan, mekanisme penerimaan mahasiswa baru, rencana strategis, laporan keuangan, hingga hasil riset. “Melalui kegiatan ini, TASPEN bersama Komisi Informasi Pusat RI berupaya meningkatkan literasi serta mendorong generasi muda agar semakin melek informasi, memahami hak atas akses informasi publik, serta berkontribusi dalam membangun budaya keterbukaan yang transparan dan akuntabel,” ujar Corporate Secretary TASPEN, Henra.

 

Seiring upaya tersebut, TASPEN terus memperkuat perannya sebagai Center of Excellence dalam penyelenggaraan jaminan sosial bagi ASN dan Pejabat Negara, tidak hanya melalui peningkatan kualitas layanan, tetapi juga melalui edukasi dan penguatan literasi kepada masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel guna mendukung pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.