TASPEN SERAHKAN SANTUNAN JAMINAN KECELAKAAN KERJA KORBAN KECELAKAAN HELIKOPTER BASARNAS DI TEMANGGUNG

Sebagai BUMN pengelola dana pensiun dan asuransi, serta melalui Peraturan Pemerintah No.70 Tahun 2015 yang mengamanatkan TASPEN untuk mengelola program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi Pegawai Negeri Sipil dan Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia, TASPEN berikan respon cepat dengan bayarkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan helikopter milik BASARNAS yang jatuh di Temanggung (2/7) silam.

Peristiwa jatuhnya helikopter BASARNAS yang sedang bertugas melakukan evakuasi tersebut menelan delapan korban jiwa dimana empat diantaranya merupakan peserta TASPEN dari Anggota Basarnas Kantor SAR Semarang dan empat lainnya adalah peserta dari ASABRI.

Penyerahan Santunan JKK dan THT, Askem serta Taperum untuk Keluarga Korban Heli Basarnas

Penyerahan Santunan JKK dan THT, Askem serta Taperum untuk Keluarga Korban Heli Basarnas

 

Santunan Kecelakaan Kerja diserahkan oleh Direktur Perencanaan Pengembangan Bisnis dan TI TASPEN Faisal Rachman bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada para ahli waris korban kecelakaan tersebut. Penyerahan santunan yang dilakukan di Kantor Gubernur Jawa Tengah tersebut meliputi manfaat Tabungan Hari Tua; Asuransi Dwiguna dan Asuransi Kematian serta manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja; Uang Duka Tewas, Biaya Pemakaman, dan bantuan beasiswa bagi anak korban.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi layanan TASPEN yang sangat baik kepada para pesertanya. “Para almarhum adalah pejuang kemanusiaan yg luar biasa, patut mendapat penghargaan & penghormatan setinggi-tingginya”, ujarnya. Direktur TASPEN Faisal Rachman juga menyampaikan simpatinya untuk para korban, “Semoga Almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta keikhlasan atas cobaan yang dihadapi”.

Suasana haru meliputi saat-saat penyerahan santunan yang dihadiri oleh keluarga dan ahli waris para korban yaitu Maulana Affandi, Catur Bambang Sulistyo, Nyoto Purwanto, dan Budi Restiyanto. Masing masing ahli waris behak atas santunan Rp 189.468.740; Rp 260.451.400; Rp 253.907.700; Rp 242.473.300.

(SKO/FAD)